Akulturasi Islam Dan Adat Dalam Seloko Jambi: Warisan Lisan Penuh Nilai
Keywords:
Seloko Jambi, akulturasi, Islam dan adat, budaya lisan, kearifan lokal, pendidikan nilai.Abstract
Artikel ini membahas proses akulturasi antara Islam dan adat dalam tradisi lisan seloko yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu Jambi. Seloko, sebagai ungkapan adat yang diwariskan secara turun temurun, tidak hanya memuat nilai-nilai kultural, tetapi juga menjadi media internalisasi ajaran Islam dalam bentuk yang kontekstual dan lokal. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, artikel ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti keadilan, musyawarah, ketaatan kepada Tuhan, serta penghormatan terhadap sesama tertanam kuat dalam struktur filosofis dan praktis seloko. Proses Islamisasi di Jambi berlangsung secara damai dan harmonis melalui pendekatan kultural, di mana ulama dan tokoh adat menjadikan seloko sebagai sarana dakwah dan pendidikan karakter. Keterpaduan antara hukum adat dan syariat Islam juga tercermin dalam penggunaan seloko dalam forum musyawarah adat yang menyatukan aspek sosial, religius, dan hukum.
References
Adelia, Y. et al. (2022). Eksistensi dan Penerapan Hukum Adat di Kota Jambi dan Sekitarnya. Journal of Research and Innovation.
Ardila, B. (2021). Dakwah dan Akulturasi Budaya Lokal dalam Tradisi Seloko Jambi. Dalam Ragam Dakwah di Nusantara. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Asniah, A. (2023). Akulturasi Budaya Lokal dan Islam dalam Tradisi Ritual Suku Anak Dalam di Jambi. Digilib UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Elsya, D.P. & Munawaroh, Z. (2023). Hukum Adat di Kota Jambi: Akulturasi Nilai Melayu dan Islam dalam Seloko.
Kusnadi, E., & Aziz, A. (2019). Interkoneksi Nilai-Nilai Melayu Jambi: Teologi Islam dan Spirit Kewirausahaan.
Marliani, S.R. & Rukmana, L. (2023). Tradisi Dulang dalam Adat Pernikahan di Desa Ture, Jambi. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah.
Novriansyah, Y. et al. (2024). Membangkitkan Tradisi Budaya dan Hukum Adat Melayu Untuk Mewujudkan Kesalehan Sosial di Kalangan Millenial.Jurnal Aspirasi.
Nurdin, F., & Defrianti, D. (2018). Eksistensi dan Penerapan Hukum Adat Melayu di Kota Jambi. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora.
Pakpahan, E. & Zahra, A.R. (2024). Ruang Lingkup Hukum Adat Melayu Jambi.Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin.
Putriana, T. (2024). Pengaruh Peradaban Islam terhadap Kebudayaan Masyarakat Arab-Melayu di Jambi Kota Seberang.
Rahma, M. P. (2022). Filosofis dan Nilai-Nilai Keislaman dalam Seloko Adat Melayu Jambi. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Humaniora.
Ramona, E. (2023). Adat Pernikahan Melayu Jambi: Konsep Patriarki dalam Tradisi Matrilineal di Tebo Ulu. An-Nuha: Jurnal Kajian Islam.
Sagala, I. (2021). Islam dan Adat dalam Pemerintahan Jambi Masa Kesultanan. Tesis Magister, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sintya, D., & Sinurat, J. Y. (2024). Sejarah Islamisasi dan Pengaruhnya terhadap Kebudayaan Masyarakat Jambi. Prabayaksa: Journal of History Education, 4(1).
Stiawan, R. (2024). Akulturasi Islam dan Seloko Adat pada Masa Kesultanan Jambi Tahun 1502–1515. Indonesian Journal of History and Islamic Civilization, 1(1), 1–10.
Zulgafrin, Z. (2023). The Harmonious Blend of Cultural Acculturation and Islamic Principles Within Jambi's Religious Traditions.

