Implementasi 'Edu-Lens AI': Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Object Detection untuk Eksplorasi Flora dan Fauna Lokal di Sekolah Dasar
Abstract
Kesenjangan antara materi teoretis dalam buku teks dengan pengenalan flora dan fauna lokal secara nyata menjadi tantangan utama dalam pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan mengevaluasi efektivitas Edu-Lens AI, sebuah media pembelajaran interaktif berbasis Deep Learning dengan teknik Object Detection untuk eksplorasi biodiversitas lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari pakar (ahli media dan materi) serta 30 siswa kelas IV SD Ummi Yani yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen validasi, tes hasil belajar (pre-test dan post-test), serta angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Edu-Lens AI memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dengan skor rata-rata dari ahli media sebesar 88% dan ahli materi sebesar 92%. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penggunaan custom local dataset yang memungkinkan akurasi deteksi spesifik pada ekosistem mikro sekolah. Implementasi media menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, di mana nilai rata-rata meningkat dari 62,50 menjadi 87,33 dengan perolehan N-Gain Score sebesar 0,66 (kategori sedang-tinggi). Selain itu, 93% siswa menunjukkan respons positif terhadap penggunaan aplikasi, yang mengonfirmasi bahwa Edu-Lens AI efektif berperan sebagai pedagogical agent yang meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah Edu-Lens AI merupakan solusi inovatif yang mampu mentransformasi pembelajaran sains menjadi lebih interaktif, konkret, dan adaptif terhadap karakteristik Generasi Alpha.
References
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran (Rev. ed.). Rajawali Pers.
Dale, E. (1969). Audio-visual methods in teaching (3rd ed.). Holt, Rinehart and Winston.
Dekar, M., Widyastika, D., & Sitorus, R. H. (2024). The task of a science teacher is to create governance of the learning and emotional environment for elementary school students. Jurnal Scientia, 13(01), 925-932.
Fitriani, Y., Kurnianti, E. M., & Hasanah, U. (2023). Analisis model pembelajaran terpadu tipe connected pada pembelajaran IPA terhadap literasi lingkungan siswa di sekolah dasar. Jurnal Genta Mulia, 14(2). https://doi.org/10.61290/gm.v14i2.427
Hanis, M., & Wahyudin, D. (2024). Pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam penyusunan asesmen pembelajaran bagi guru sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1199–1207. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2252
Indrawan, I. P. O., Lepiyanto, A., Juniari, N. W. M., Intaran, I. N., & Sri, A. A. I. R. (2022). Penumbuhan literasi lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 5(1). https://doi.org/10.23887/jippg.v5i1.47385
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Pribadi, B. A. (2017). Media dan teknologi dalam pembelajaran. Kencana.
Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru (2nd ed.). Rajawali Pers.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Uno, H. B. (2021). Perencanaan pembelajaran. Bumi Aksara.
Yuliasih, D. F., Suryanti, S., & Gunansyah, G. (2025). Profil literasi lingkungan siswa dalam mendukung SDGs di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24763

