Peningkatan Literasi Keuangan UMKM melalui Edukasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Usaha
Keywords:
Digitalisasi, Website, UMKM, Pemasaran, KeberlanjutanAbstract
Keterbatasan akses promosi digital permanen dan rendahnya literasi teknologi menjadi kendala utama bagi pelaku usaha mikro dalam memperluas pangsa pasar di era modern. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang serta mengimplementasikan website profil interaktif guna memperkuat identitas merek dan kredibilitas usaha bagi mitra UMKM kuliner di kawasan Jalan Willem Iskandar, Medan Tembung. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Learning System yang terstruktur dalam tiga tahapan, meliputi survei kebutuhan, pelatihan pembuatan dan pengelolaan konten web, serta pendampingan teknis dan evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan digital mitra yang signifikan, tercermin dari kenaikan skor rata-rata pre-test sebesar 37,10 menjadi 80,50 pada post-test dengan kategori N-Gain tinggi (0,69). Kendala teknis operasional berhasil diatasi melalui rekayasa antarmuka pengelola yang sederhana, kurasi materi visual mandiri, dan penyusunan modul panduan operasional standar. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa implementasi website profil yang terintegrasi dengan kanal komunikasi langsung mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta mendorong kemandirian digital mitra secara berkelanjutan.
References
Ardila, I., & Azhar, E. (2021). Analisis literasi keuangan pelaku UMKM. Seminar of Social Sciences Engineering and Humaniora (SCENARIO), 216–222.
Aulia, F., Mulyadi, D., & Sungkono. (2024). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Karawang. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 1(2), 84–91. https://doi.org/10.62710/j10fy892
Bank Indonesia. (2023). Laporan Perekonomian Indonesia: Mendorong Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Sistem Keuangan. Bank Indonesia.
Bella, V., Herlim, A., Sitorus, J. S., & Sanjaya, N. M. W. S. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, Kompetensi Dan Penggunaan Teknologi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan (Studi Kasus UMKM di Medan Timur). Jurnal KREATIF: Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif, 6(3), 2621–2628.
Firmansyah, M. A., & Fajar, M. (2022). Optimalisasi biaya infrastruktur digital dalam pemberdayaan UMKM sektor kreatif. Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Digital, 4(1), 45–53.
Hutauruk, R. P. S., Zalukhu, R. S., Collyn, D., Jayanti, S. E., & Damanik, S. W. H. (2024). Peran perilaku pengelolaan keuangan sebagai mediator dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Medan. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 10(1), 302–315.
Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Usaha Besar. Kemenkop UKM Republik Indonesia.
Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2016). Kirkpatrick's four levels of training evaluation. Association for Talent Development.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for Humanity. John Wiley & Sons.
Lestari, I. G. A. K. (2025). Tantangan akses pembiayaan UMKM terhadap lembaga keuangan formal di Indonesia. Jurnal Nirta: Studi Inovasi, 4(2), 560–571.
Lestari, R., & Wardani, D. K. (2023). Efektivitas pendampingan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital terhadap akuntabilitas UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 189–198.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Nielsen, J. (2020). Usability Engineering: User Interface Principles for Digital Applications. Morgan Kaufmann.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2024. OJK RI.
Qur'anisa, Z., Herawati, M., Lisvi, L., Putri, M. H., & Feriyanto, O. (2024). Peran fintech dalam meningkatkan akses keuangan di era digital: Studi literatur. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 4(3), 99–114.
Ramaditya, M., Setiawan, A., & Handayani, S. (2023). Analisis kebutuhan (need assessment) dalam pemberdayaan manajemen keuangan usaha mikro. Jurnal Pengabdian Dan Kewirausahaan, 7(1), 45–54.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.
Sari, D. P., Astuti, R. F., & Hidayat, T. (2023). Kesiapan adopsi teknologi digital pada usaha mikro: Tantangan literasi dan infrastruktur. Jurnal Riset Manajemen dan Kewirausahaan, 8(3), 205–216.
Siregar, N., Lubis, R., & Tanjung, H. (2022). Peningkatan kapasitas manajemen usaha mikro melalui metode pendampingan partisipatif di Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 2(4), 412–420.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540
Widiastuti, E., Suryana, C., & Nugroho, M. (2023). Pendekatan Participatory Action Learning System dalam program pengabdian masyarakat bidang ekonomi produktif. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 7(2), 210–222.


