Pelatihan Melukis Dengan Bubuk Teh Dan Serbuk Kayu Pada Komunitas Medan Heritage
Keywords:
Lukisan, Warna, Teh, Serbuk KayuAbstract
Budaya minum teh di Indonesia sudah berkembang sejak lama, sejak pertama kali sistem tanam paksa oleh Pemerintah Belanda, Pada awalnya minum teh hanya dilakukan oleh orang dewasa hingga usia lanjut dan didominasi oleh pria tetapi dengan perkembangan zaman meminum teh tidak didominasi lagi oleh orang-orang dewasa, tetapi juga anak muda baik yang berjenis kelamin pria atau wanita. Pada awalnya ngeteh hanyalah aktivitas mengisi waktu luang dan tempat untuk istirahat dari kepenatan, perkembangannya kini teh bukan hanya sekedar minuman yang dinikmati melainkan juga dapat dimanfaatkan sebagai media lukis. Seni lukis adalah karya seni rupa dua dimensional yang menampilkan unsur warna, bidang, bentuk, garis, dan tekstur. Pelatihan yang akan dilaksanakan bertujuan untuk memberikan keterampilan serta kreatifitas pada komunitas. Kreatifitas memang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan limbah dari bubuk teh dan serbuk kayu masih jarang dilakukan diderah yang jarang masyarakatnya kurang memeperhatikan hal-hal yang seperti kreativitas melukis dengan memanfaatkan sampah. Dengan adanya program kegiatan pelatihan kreativitas pemanfaatan bubuk teh dan serbuk kayu menjadi lukisan ini diharapkan masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah.

