Pengaruh Inflasi dan Tingkat Pengangguran terhadap Kredit Perbankan di Sumatera Utara

Authors

  • Khairunnisa Br Marpaung Universitas Negeri Medan Author
  • Rachel Adeline Siagian Universitas Negeri Medan Author
  • Diana Winata Lumban Gaol Universitas Negeri Medan Author
  • Afriyani Sitorus Universitas Negeri Medan Author

Keywords:

Inflasi, Pengangguran, Kredit Perbankan, Makroekonomi

Abstract

Kredit perbankan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung aktivitas ekonomi melalui fungsi intermediasi lembaga keuangan. Penyaluran kredit oleh sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, di antaranya inflasi dan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran terhadap kredit perbankan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan di Sumatera Utara. Namun secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi makroekonomi secara bersama-sama mempengaruhi perkembangan penyaluran kredit oleh sektor perbankan.

 

References

F. Pasalbessy, V. (2019). Pengaruh Inflasi Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Jayapura. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 9(2), 84–98. https://doi.org/10.55049/jeb.v9i2.180

Fauzianto, Y., Nurjanah, R., & Mustika, C. (2025). kredit investasi pada perbankan di Indonesia. 20(1), 85–96.

Haryati, S. (2009). PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN DI INDONESIA : INTERMEDIASI DAN. 13(2).

Setiawan, I. (2020). Analisis Peran Perbankan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Bank Syariah Versus Bank Konvensional. JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI Dan MANAJEMEN BISNIS, 8(1), 52–60. https://doi.org/10.30871/jaemb.v8i1.1649

Hayyah, A. W., & Syarvina, W. (2023). Pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Sumatera Utara. Jurnal El-Rayyan, 3(2), 45–56.

Qomariyah, I. (2013). Pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 1(3), 120–130.

Haryati, S. (2009). Pertumbuhan kredit perbankan dan variabel makroekonomi. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 13(2), 85–97. https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jkdp/article/view/938

Fauzianto, Y., Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2025). Pengaruh inflasi, suku bunga, dan produk domestik bruto terhadap kredit perbankan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 55–68. https://online-journal.unja.ac.id/paradigma/article/view/47408

Mamuaja, R., et al. (2024). Pengaruh Inflasi terhadap Pertumbuhan Kredit Perbankan. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/57736

Wooldridge, J. M. (2016). Introductory Econometrics: A Modern Approach.

https://economics.ut.ac.ir/documents/3030266/14100645/wooldridge.pdf

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif.

Gujarati, D. N. (2003). Basic Econometrics.

https://www.academia.edu/35310110/Basic_Econometrics_Gujarati

Downloads

Published

2026-09-15

Issue

Section

Articles